3. Cafe Racer
Gaya ini muncul di dataran Inggris pada era yang sama seiring kepulangan mantan prajurit pasukan Inggris di Perang Dunia II. Cafe Racer mengacu pada referensi model motor-motor balap klasik di arena Grand Prix yang saat itu sedang digandrungi di daratan Eropa kala itu.
Para rockers, istilah pengguna aliran ini, membuang beberapa komponen yang tidak diperlukan agar lebih ringan dan menunjang kecepatan laju motor.
4. Tracker
Berawal dari motor-motor lintasan balap board track, flat track, atau dirt track di Amerika. Aliran ini sudah lebih mengedepankan bentuk dan fungsinya hingga bisa dipacu di berbagai jenis lintasan, baik itu jalan tanah berkerikil atau jalanan aspal.
Ciri aliran Tracker adalah tangki kecil dan buntut yang meruncing. Salah satu karakter khas motor dengan aliran klasik ini adalah tampilan fisik yang tinggi.
5.Bobber
Bobber diambil dari istilah bobbing yang bermakna memangkas agar sebuah tunggangan menjadi lebih ringan, praktis, mudah untuk bermanuver, dan bisa menekan biaya operasional. Ciri khas motor aliran ini adalah profil ban yang berukuran besar, baik ban depan maupun ban belakang.
Jadi kamu mau menerapkan aliran yang mana?***
Artikel Terkait
Generasi Pertama Yamaha Scorpio, Motor Sport Fenomenal Meski Hanya Hitungan Tahun
Disuntik Mati pada 2014, Yamaha Scorpio Jadi Kenangan Kedigdayaan Motor Sport Yamaha
Telah Hadir Yamaha Scorpio Versi Terbaru dengan Tampilan Lebih Modern dan Fitur Gak Malu-maluin
STOP! Jangan Beli Yamaha Scorpio Bekas, Simak Dulu Kekurangan dan Kelebihannya, Supaya Joss
Segini Harga Yamaha Scorpio Bekas, Mana yang Paling Mahal di Antara 3 Generasi, Pantau Aja!