Pengisian daya listrik bukanlah masalah bagi pemilik Wuling Air ev, pasalnya pabrikan Almaz dan Cortez itu sudah menyiapkan fitur easy charging yang membuat urusan "ngecas" mobil listrik menjadi cepat dan mudah di rumah.
Wuling Air ev dibekali dua system easy charging yaitu Socket Box dan Charging Pillar. Socket Box Wuling Air ev berisi socket atau colokan listrik dan alat pengaman elektrikal berjenis AC GB/T yang mampu meneruskan daya listrik 2.200 W.
Sedangkan Charging Pillar adalah perangkat yang dilengkapi charging gun sehingga bisa langsung dipasangkan ke mobil listrik. Peranti pengisian daya itu mampu meneruskan daya listrik hingga 7.700 W.
Baca Juga: Kunci Jawaban Games Shopee Tebak Kata Tantangan Harian Sabtu 29 Oktober 2022, Teks RPINAMG-RAMPING
3. Easy to Own
Semua mobil memerlukan perawatan rutin, namun yang membedakan adalah seberapa terjangkau dan mudahnya untuk merawat mobil tersebut.
Untuk itu, Wuling memberikan gratis biaya jasa perawatan berkala bagi konsumen Air ev hingga dua tahun atau 50.000 kilometer (yang tercapai terlebih dahulu).
Sedangkan nominal biaya yang dikeluarkan hingga 100.000 kilometer hanya sekitar Rp4 juta untuk pergantian berkala beberapa komponen berstatus fast moving.
Selain itu, Wuling Air ev juga memberikan beragam garansi. Pertama, garansi umum kendaraan 3 tahun atau 100.000 kilometer, garansi Power Battery System Assembly hingga 8 tahun atau 120.000 kilometer dan juga garansi Main Electrical Components sampai 5 tahun atau 100.000 kilometer dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Cerita Horor Helai Rambut Misterius di Rumah Komedian Sule, 7 Hari 7 Malam Harus…
4. Baterai Tangguh
Baterai Wuling Air ev telah lolos 16 model uji ketahanan pada beragam kondisi dan situasi. Pengujian tersebut antara lain tes jatuh, rotasi berulang-ulang, kebakaran, rendaman air, benturan, hingga getaran untuk memastikan baterai tetap aman untuk digunakan sehari-hari oleh pengguna.
"Baterai Air ev telah melewati berbagai pengujian dengan hasil yang memuaskan. Pengujian tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan serta ketahanan baterai dalam berbagai kondisi pengoperasian,” jelas Danang Wiratmoko selaku Product Planning Wuling Motors dalam siaran resmi.
Wuling Air EV mengusung baterai lithium iron phosphate (LFP) yang bertugas menyimpan sekaligus menjadi sumber energi. Berbagai uji baterai Air ev dilakukan dalam berbagai skenario. Salah satunya adalah uji ketahanan baterai pada benturan dengan metode tes jatuh dari ketinggian satu meter.
Dilakukan pula uji kecelakaan dengan percepatan hingga 28G dari satu titik ke titik lainnya dan juga flip test dengan rotasi berulang seperti pada kondisi mobil terbalik. Hasilnya, paket baterai Air ev berhasil melewati beragam tes tersebut dengan kondisi yang baik dan utuh serta masih berfungsi normal.
Artikel Terkait
Interior Nyaman dengan Fitur Kekinian, New Mitsubishi Xpander Cross Lebih Premium dan Layak Diandalkan
Hajar Segmen Sport Utility Vehicle (SUV), Mitsubishi XFC Concept Bakal Rilis di Indonesia 2023
ANJAY! Selain Hemat Bahan Bakar, Mobil Ini Bebas Ganjil Genap