KLIKREAD- Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua Novriansyah masih belum dapat memuaskan publik terkait motif utama Tersangka.
Tersangka pembunuhan Brigadir Yosua Novriansyah, Ferdy Sambo disebut memiliki masalah kejiwaan oleh Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik.
Baca Juga: PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Cilegon Buka Lowongan Kerja September 2022, Simak Info Lengkapnya!
Damanik menyebut demikian untuk lebih menekankan kondisi Ferdy Sambo segera jabatannya saat mengeksekusi Brigadir Yosua Novriansyah.
Pernyataan yang dilontarkan tersebut lebih menekankan terhadap perbuatan Ferdy Sambo yang memiliki kuasa penuh di lingkungan internal Polri.
Baca Juga: Fakta Mencengangkan Tentang D.N Aidit yang Disebut-sebut Dalang Tragedi G30S PKI
"Jadi maksudnya orang ini (Sambo) mempunyai kekuasaan yang sangat besar. Dia Kadiv Propam, tapi dia juga bisa menggerakkan di luar lingkungan bawah Propam. Bisa menggerakkan di Metro Jaya, Reskrim," terang Taufan kepada pewarta, Jumat (16/9/2022). Dikutip KlikRead dari PMJ News.
"Ya berarti sudah melebihi abuse of power seseorang dengan kekuasaan tertentu di luar kekuasaannya," katanya lagi.
Baca Juga: Honda BeAT Deluxe Punya Tampilan Mewah tapi Harga Super Duper Murah
Karena itu, lanjutnya, Ferdy Sambo merasa kebal hukum dan melakukan eksekusi terhadap ajudan pribadinya yang tidak lain yaitu orang terdekatnya.
Di samping itu, dirinya juga lah yang melakukan pengrusakan terhadap CCTV di sekitar area dengan melibatkan beberapa aparat kepolisian yang ada.***
Artikel Terkait
Cerita Dibalik Istilah G30S, G30S/PKI, Gestapu, dan Gestok, Ada Yang Mirip Dengan Polisi Khusus NAZI
Fakta Pedih Tragedi G30S PKI, Berdalih Menyelamatkan Negara Padahal…
Fakta Mencengangkan Tentang D.N Aidit yang Disebut-sebut Dalang Tragedi G30S PKI