nasional

PT KCIC Catat Penumpang WNA Whoosh Alami Kenaikan Capai 65,3 Persen

Selasa, 4 November 2025 | 16:21 WIB
Ilustrasi.Kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh./net

KLIKREAD.COM, Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan signifikan jumlah wisatawan mancanegara (WNA) pengguna Kereta Cepat alias Whoosh.

Selama periode Januari hingga Oktober 2025, jumlah penumpang asing mencapai 335.681 orang, naik 65,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 203.071 penumpang.

Secara kumulatif sejak awal operasional pada Oktober 2023, layanan Kereta Cepat Whoosh telah digunakan oleh 600.958 wisatawan asing.

Baca Juga: Minta Publik Tak Diributkan Lagi, Presiden RI Prabowo Suabianto Tegaskan Bertanggung Jawab atas Proyek Whoosh

Peningkatan ini sejalan dengan tren pertumbuhan pariwisata Indonesia yang terus menunjukkan kinerja positif di berbagai daerah.

Kehadiran Whoosh terbukti memperkuat konektivitas antardestinasi, mempercepat mobilitas wisatawan.

Dan juga mendukung pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan di koridor Jakarta–Bandung.

Baca Juga: Pesawat A400M Resmi Datang Perkuat TNI, Prabowo: Tambah Kemampuan Udara Indonesia

Menurut General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, bahwa peningkatan jumlah wisatawan asing menunjukkan semakin kuatnya posisi Whoosh sebagai ikon transportasi modern Indonesia.

“Lonjakan penumpang asing menjadi bukti bahwa Whoosh tidak hanya berperan sebagai moda transportasi cepat, tetapi juga sebagai wajah baru pariwisata Indonesia di mata dunia.

Wisatawan mancanegara kini dapat menikmati perjalanan yang aman, cepat, dan nyaman antara Jakarta dan Bandung,” ujar Eva.

Baca Juga: Presiden RI Prabowo Subianto Nilai Airbus A400M akan Menambah Ketahanan TNI AU

Sementara wisatawan Malaysia menjadi pasar terbesar dengan jumlah penumpang mencapai 264.569 orang atau 44,02% dari total wisatawan asing yang telah menggunakan Whoosh.

Di posisi berikutnya terdapat Singapura sebanyak 68.470 penumpang (11,39%), Tiongkok 53.892 penumpang (8,97%), Jepang 28.881 penumpang (4,81%).

Halaman:

Tags

Terkini