Klikread.com - Selain beberapa desa terdampak akibat erupsi Gunung Semeru, terdapat juga korban luka.
Dampak erupsi Gunung Semeru memang luar biasa, lontaran awan panas guguran mencapai hingga 13 kilometer menimbulkan korban.
Gunung Semeru mengalami erupsi pada Minggu, 4 Desember 2022, dua kecamatan terisolasi dan beberapa desa terdampak.
Baca Juga: Satu Meninggal dan 8 Luka-luka, Akibat Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung
Sejak Gunung Semeru erupsi, Minggu (4/12/2022) pukul 06.00 WIB, sebanyak 7 warga dirawat. Mereka dirawat di tiga rumah sakit.
Korban luka ringan dirawat di RSUD Pasirian sebanyak 4 orang, RSUD dr Haryoto. Kemudian sebanyak 2 orang dan Puskesmas Penanggal 1 orang.
BPBD mencatat warga yang mengalami luka asal Desa Supit Urang Kecamatan Pronojiwo 1 orang. Enam korban luka juga berasal dari Kecamatan Candipuro, asal Desa Penanggal, Desa Sumber Wuluh, dan Desa Sumber Mujur.
Berikut rincian korban luka erupsi Semeru:
A. Korban Luka Ringan Dirawat di RSUD Pasirian 4 Orang
1. Giyem (49) Alamat RT06/RW01, Dusun Krajan, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro.
2. Paerah (65) Alamat RT09/RW03, Dusun Kajar kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.
3. Buradi (92) Alamat RT16/RW01, Dusun Curah kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.
4. Busali (56) Alamat RT10/RW/03, Dusun Kebon seket, Desa. Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.
Artikel Terkait
Belum Ada Korban Jiwa, Ini Desa Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Mengulik Sejarah Gunung Semeru, Gunung Tertinggi di Pulau Jawa
Akibat Erupsi Gunung Semeru, Dua Kecamatan di Lumajang Jawa Timur Terisolasi
Update Penanganan Erupsi Gunung Semeru! Tim SAR Gabungan Sisir Tiga Lokasi Terdampak
Gunung Kerinci Erupsi, Abu Tidak Terlalu Berdampak ke Masyarakat