Sebaliknya jika motilitas tidak baik dan kuantitas sperma rendah, dimungkinkan menjadi penyebab tingkat keberhasilan pembuahan sel telur.
Baca Juga: Hal Tabu yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Suami Istri saat Bercinta
Rendahnya kuantitas sperma disebut juga dengan oligospermia. Jumlah sperma dianggap rendah apabila di bawah 15 juta sperma per mililiter (ml) air mani, sekalipun rata-rata sekitar 75 juta sperma per ml.
Meskipun bukan penentu umum terjadinya kegagalan pembuahan sel telur, kuantitas sperma yang rendah merupakan penyebab utama infertilitas (ketidaksuburan pria).
Ada beberapa penyebab rendahnya kuantitas sperma, di antaranya obesitas atau kelebihan berat badan, minum obat tertentu, dan mengalami trauma atau operasi di sekitar testis.
Baca Juga: Posisi Spooning Favorit Wanita, Cudling Dari Belakang Menambah Keintiman Pasutri, Seperti Apa Sih?
Terkait hal itu, ada beberapa metode pengobatan medis dalam menangani jumlah sperma yang rendah.
Di antaranya, penyuluhan dari pakar, modifikasi gaya hidup, mengonsumsi obat, dan operasi.
Demikian ulasan fakta medis penyebab sperma rendah dan pengaruhnya dalam hubungan suami istri.
Nantikan ulasan-ulasan menarik seputar fakta medis hubungan suami istri secara kontinu di subkanal Gaya Hidup, KlikRead.***
Artikel Terkait
Tidak Banyak yang Tahu, Makanan Ini Dapat Menambah Gairah Suami yang Bikin Istri Ketagihan
Ingin Durasi Bercinta Lebih Tahan Lama? Coba 5 Posisi Paling Favorit Ini
Tanpa Harus Bertanya, Inilah Sikap Suami yang Menunjukkan Bahwa Dia Bahagia dengan Kehidupan Seksualnya
Pria dan Bapak-bapak Wajib Tahu Nih! Khasiat Bawang Merah Bisa Bikin Gairah Seksual Tidak Kendor
Para Suami, Hindari Makanan Ini Kalau Tidak Mau Gairah Turun, Bisa-bisa Istri Manyun
Posisi Spooning Favorit Wanita, Cudling Dari Belakang Menambah Keintiman Pasutri, Seperti Apa Sih?
Hal Tabu yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Suami Istri saat Bercinta