Untuk mengusir rasa sedihnya, ia membuat masakan baru bersama para pengasuhnya dan diberi nama Batang Buruk.
Baca Juga: Bikin Makan Nagih Mencicipi Sambal Ikan Selais Kuliner Khas Kepri yang Gurih dan Lezat
Racikan masakan barunya itu menghasilkan kudapan tradisional lezat yang terbuat dari campuran tepung gandum, tepung beras, tepung kelapa, dan air.
Kue ini juga disajikan dengan serbuk kacang hijau.
Kudapan tersebut juga sempat dicicipi oleh Raja Andak pada pertemuan yang dibuat oleh sang Baginda Raja Tua.
Baca Juga: Segarnya Mencicipi Asam Pedas Ikan Sembilang Khas Bintan yang Bikin Nagih
Kudapan buatan Wan Sendari memiliki tekstur yang mudah hancur sehingga serpihannya berjatuhan.
Namun, Raja Andak menyantapnya begitu rapih dan baju kebesarannya itu juga masih bersih tanpa satu pun serpihan kue.
Mengetahui pujaan hatinya itu tidak ceroboh saat menyantap kuenya, Wan Sendari sadar kalau dirinya tak salah menjatuhkan hatinya walaupun kisah cintanya tak terbalas.
Karena serpihak kue tersebut kerap membuat berantakan, sejak saat itulah kudapan buatan Wan Sendari dinamakan kue batang buruk.
Baca Juga: Lezatnya Pinang Paleo Oleh-oleh Khas Tanjungpinang yang Cukup Bikin Nagih
Kue batang buruk tak hanya populer di Tanjungpinang saja, tapi juga ke beberapa negara tetangga, seperti Malaysia.
Di sana, kue batang buruk juga dikenal dengan nama yang sama.***