Jenis minyak rem ini bisa digunakan untuk mobil yang sistem pengeremannya bersuhu tinggi.
Biasanya DOT 4 banyak digunakan pada mobil-mobil keluaran lama yang memang pengeremannya menghasilkan suhu tinggi.
Baca Juga: Hati-hati Sangat Berbahaya Jika Membiarkan Rantai Keteng Rusak
3. DOT 5
DOT 5 menggunakan bahan utama silicone dan tercatat memiliki titik didih tertinggi di antara yang lain.
Titik didih DOT 5 bisa mencapai angka 270 derajat celcius.
Salah satu karakteristik dari DOT 5 adalah tidak menyerap air.
Selain itu jenis minyak ini juga tidak merusak cat.
Baca Juga: Ternyata Inilah Biang Penyebab Rantai Keteng Motor Jadi Kendor
4. DOT 5.1
Ini merupakan penyempurnaan dari DOT 5, yakni minyak rem ini mengandung bahan borate ester dan glycol ether.
Secara keseluruhan, DOT 5.1 ini memang memiliki kemiripan dengan DOT 5.
Hanya saja versi yang ini punya kelebihan dari perbaikan-perbaikan DOT 5.***
Artikel Terkait
Pilih Rem Cakram Sepeda Motor yang Tepat Guna Menjaga Keselamatan Berkendara
Jangan Panik, Begini Cara Mencegah Mesin Mobil Overheat Saat Terjebak Macet Arus Mudik
Inilah Penyebab Mobil Terjadi Oleng, dan Begini Cara Mengatasinya
Hati-hati Efek Air yang Masuk ke Mesin Bisa Berisiko Kerusakan Tinggi pada Kendaraan
Ternyata Inilah Pentingnya Mengunakan Takaran Oli Shock Depan pada Motor
Begini Caranya untuk Mengetahui Takaran Oli Shock Depan yang Tepat
Ternyata Inilah Biang Penyebab Rantai Keteng Motor Jadi Kendor
Hati-hati Sangat Berbahaya Jika Membiarkan Rantai Keteng Rusak
Perlu Dipahami Ciri-ciri Jika Rantai Keteng Motor Mulai Terasa Kendor
Wajib Dipahami, Inilah Karakteristik Minyak Rem Mobil yang Baik untuk Mobil Kesayangan Anda