Jangan Sesekali Kurangi Tekanan Ban Saat Hujan, Hal ini Bisa Bahaya

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 19:53 WIB
Ilustrasi.Kurangi tekanan angin pada ban./net
Ilustrasi.Kurangi tekanan angin pada ban./net

KLIKREAD.COM - Berkendara saat hujan kondisi jalanan akan menjadi lebih licin dan dan tergenang oleh air hujan.

Karena kondisi tersebut, muncul anggapan kalau tekanan angin ban kendaraan harus dikurangi saat musim hujan.

Tujuan dari mengurangi tekanan angin ban kendaraan agar ban lebih 'menggigit' permukaan jalan, hingga tidak selip saat melewati genangan air. 

Baca Juga: Guna Perawatan Mesin Diesel Sebaiknya Gunakan Campuran Zat Aditif pada Solar

Namun ternyata anggapan tersebut tidak selalu benar adanya.

Menurut Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), bahwa anggapan mengurangi tekanan angin ban kendaraan tersebut adalah suatu kesalahan yang beredar luas di kalangan masyarakat.

"Itu pengetahuan yang keliru, ban yang tekanan anginnya dikurangi sama aja dengan ban kempes," ucap pria yang akrab disapa Sony dikutip dari laman gridoto.com.

Baca Juga: Begini Caranya Tepat Menurunkan Posisi Tuas Transmisi Mobil Matik yang Benar

"Ban yang kempis, grip atau cengkramannya hanya ada di sisi kanan dan sisi kiri, sedangkan bagian tengahnya cenderung ada ruang yang justru akan menjadi titik tangkap air sehingga potensi aquaplanning semakin besar," jelasnya.

Oleh karenanya, pria asal Yogyakarta ini menganjurkan pemilik kendaraan jangan mengurangi atau menambah tekanan angin ban kendaraan mereka.

"Tekanan angin ban harus selalu sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Tekanan angin ban hanya dinaikkan saat muatannya berlebih," tukasnya.

Baca Juga: Perlu Tahu Bila Indikator Oli di Speedometer Mobil Nyala, Ternyata Ini Penyebabnya

"Lalu tekanan angin ban hanya boleh dikurangi saat mobil melalui jalan lumpur berat.

Dengan catatan ban tersebut berkonstruksi nilon atau bias," tutup Sony Susmana.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X