Lionel Scaloni Membawa Argentina dari Kehancuran 2018 Menuju Puncak Dunia

photo author
Khairul, Klik Read
- Senin, 19 Desember 2022 | 21:32 WIB
Lionel Scaloni pelatih yang ditunjuk sementara namun pada akhirnya berhasil membawa Argentina dari kehancuran 2018 menjadi juara Piala Dunia 2022 (Twitter)
Lionel Scaloni pelatih yang ditunjuk sementara namun pada akhirnya berhasil membawa Argentina dari kehancuran 2018 menjadi juara Piala Dunia 2022 (Twitter)

KLIKREAD.COM - Tahun 2018 adalah tahun hancurnya sepakbola Timnas Argentina. Setelah kalah dari Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia 2018, Tim Tango dihadapkan pada situasi pelik. Tidak ada yang mau melatih Argentina sama sekali.

Baca Juga: Pele dan Ronaldo, Diego Sedang Tersenyum dan Berpesta di Surga Saat Messi Angkat Trofi Piala Dunia

Situasi pelik itu bukan hanya prestasi buruk Argentina sejak kegagalan di final Piala Dunia 2014, Copa America 2015 dan 2016, namun juga bobroknya federasi sepakbola Argentina, AFA, yang penuh dengan intrik politik dan keuangan.

Tahun 2018 bulan Juli, AFA menunjuk Lionel Scaloni, mantan punggawa Timnas Argentina di Piala Dunia 2006, menjadi pelatih dikarenakan tidak ada yang mau mengisi pos pelatih. Scaloni memegang Timnas Argentina yang hancur namun berhasil dibuatnya menjadi kampiun Piala Dunia 2022 tadi malam (18/12). 

Baca Juga: Peter Drury: Messi Adalah GOAT

Penunjukkan Scaloni, meski tujuan AFA hanya sebagai pelatih interim, saat itu bahkan mendapatkan kecaman dari legenda Argentina, Diego Maradona.

Maradona mengatakan penunjukkan Scaloni adalah suatu kesalahan, bahkan Diego D10S Maradona berani mengatakan Scaloni adalah orang yang tak sanggup mengatur lalu lintas di jalanan.

Namun, Scaloni jalan terus dengan tugas mengembalikan performa Argentina menjelang Copa America 2019 di Brasil dan harus meyakinkan kembali Lionel Messi kembali membela Tim Tango.

Baca Juga: Jadi Inget Tahun 90-an! Motor Bebek GPX ROCK 110 Bergaya Retro, Nyaman dan Punya Fitur Kekinian

Perlahan tapi pasti, Scaloni membangun ulang fondasi timnas Argentina, nama-nama lama sudah tidak lagi dipanggil, Scaloni mencoba memanggil pemain-pemain muda yang masih lapar dan dahaga kemenangan. 

Namun, Scaloni harus menyeimbangkan dengan pemain senior yang pengalaman dan masih punya ambisi dengan La Albiceleste. Messi kembali dimasukkan dalam skuad Copa America 2019, bersama Kun Aguero, Angel Di Maria, dan Nicolas Otamendi. 

Baca Juga: Yamaha NMax dan Aerox Punya Pesaing Baru yang Lebih Keren, Yamaha Augur 155 cc Bisa Gonta-ganti Mode Lampu

Dia kemudian memasukkan nama-nama baru, seperti Cuti Romero, Lisandro Martinez, Emiliano Martinez, Alexis MacAlister, Nico Gonzalez, Nahuel Molina, Gonzalo Montiel, Enzo Fernandez, Leandro Paredes, dan Julian Alvarez. 

Setelah kegagalan di Copa America 2019, Scaloni tetap kembali di percaya untuk terus melatih Argentina. Puncak dari revolusi Scaloni adalah berhasil membawa Argentina menebus kegagalan di Copa America sebelumnya, yakni menjuarai Copa America 2021 di kandang Brasil, Maracana. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Khairul

Sumber: The Sun

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Belanda Bangkit, Taklukkan Norwegia 2-1

Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:41 WIB

Cristian Romero Diburu Tiga Raksasa Spanyol

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:06 WIB

Marc Marquez Kesal, Emosi Meledak di Brasil

Rabu, 25 Maret 2026 | 19:58 WIB

Ducati Yakin Gresini Tetap Bertahan di MotoGP

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:15 WIB
X