Sederet Fakta Mengenai Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 Qatar

photo author
Khairul, Klik Read
- Sabtu, 19 November 2022 | 10:44 WIB
Lima fakta menarik tentang pelaksanaan dan penyelenggaraan Piala Dunia 2022 Qatar (fifa.com)
Lima fakta menarik tentang pelaksanaan dan penyelenggaraan Piala Dunia 2022 Qatar (fifa.com)

KLIKREAD - Besok, Minggu, 20 November 2022, Piala Dunia 2022 Qatar akan bergulir dengan ditandai oleh partai pembuka dari penyisihan Grup A antara tuan rumah Qatar melawan Ekuador.

Pertandingan pembuka tersebut belum dimulai saja sudah menyulut kontroversi, yaitu adanya isu dugaan penyuapan terhadap 8 pemain Ekuador agar memberikan kemenangan kepada tuan rumah dengan skor 1-0. Setiap pemain dijanjikan uang sebesar 7 juta dolar masing-masing jika memberikan kemenangan kepada Qatar.

Baca Juga: The Guardian: Ronaldo Tak Akan Kembali Ke MU Setelah Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 Qatar memang diselimuti oleh berbagai kontroversi mulai dari penunjukkannya pada tahun 2010, isu HAM yang melibatkan pekerja migran asal India dan Pakistan, dan isu LGBTQ. Namun itu semua coba diantisipasi oleh Qatar dan FIFA sebagai penyelenggara. 

Namun dibalik itu semua ada beberapa deretan fakta menarik yang bisa kita lihat dari penyelenggaraan Piala Dunia 2022 Qatar yang dimulai besok, Minggu, 20 November 2022 hingga 18 Desember 2022 nanti.

Baca Juga: The Guardian: Ronaldo Tak Akan Kembali Ke MU Setelah Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 di Qatar kali ini akan jadi edisi yang ke-22 untuk turnamen empat tahunan yang diselenggarakan oleh FIFA. Untuk pertama kalinya, turnamen sepakbola terbesar dimainkan di Timur Tengah dan dilangsungkan pada musim dingin.

Berikut ini adalah lima fakta yang menarik soal penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar:

Baca Juga: Nicolas Gonzalez Cedera Jelang Piala Dunia 2022 Qatar, Timnas Argentina Panggil Angel Correa

1. Piala Dunia pertama di musim dingin

Piala Dunia 2022 Qatar akan menjadi edisi pertama yang diselenggarakan di musim dingin. Biasanya kompetisi dimainkan di musim panas pada pertengahan tahun, tapi kali ini ada pengecualian untuk Qatar.

Seperti kita ketahui kondisi cuaca dan iklim di Timur Tengah memang jadi tantangan tersendiri. Di musim panas, suhu udara bisa mencapai 46-50 derajat celsius, tidak ideal untuk pelaksanaan event olahraga apalagi sepakbola. 

Jadi, FIFA memutuskan menggeser jadwal ke musim dingin. Harapannya suhu udara lebih bersahabat apalagi akan dibantu oleh sistem pendingin atau penstabil temperatur udara yang ada di setiap stadion. Alat tersebut akan membuat suhu diatas lapangan stabil di angka 27 derajat celsius.

Baca Juga: Daftar Terbaru 26 Pemain Skuad Argentina di Piala Dunia 2022 Qatar Setelah Dua Pemain Cedera

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Khairul

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Belanda Bangkit, Taklukkan Norwegia 2-1

Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:41 WIB

Cristian Romero Diburu Tiga Raksasa Spanyol

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:06 WIB

Marc Marquez Kesal, Emosi Meledak di Brasil

Rabu, 25 Maret 2026 | 19:58 WIB

Ducati Yakin Gresini Tetap Bertahan di MotoGP

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:15 WIB
X