Spaletti menilai, skuad asuhannya tidak maksimal dalam menguasai pertandingan. Napoli seperti kehilangan karakter, tidak sama dengan yang biasanya mereka lakukan di lapangan. Tapi Spaletti cukup senang dengan progres mereka di Serie A dan Liga Champions.
Strategi Jitu Yang Membuahkan Hasil
Aurelio De Laurentiis, pemilik klub Napoli yang juga seorang produser film ternama, adalah tipikal orang yang tidak jor-joran dalam membeli pemain. Napoli memang bukan dimiliki oleh sebuah konsorsium keuangan atau state-funded football club ala PSG atau oil money funding seperti Manchester City.
Setiap mereka melakukan penjualan, mereka akan tetap melakukan pembelian namun dengan mencari pemain berkarakter kuat dengan harga miring namun berprospek menjanjikan di masa depan.
Pada bursa transfer musim ini, mereka sudah kehilangan beberapa pemain kuncinya, Insigne, Koulibaly, Mertens, dan Fabian Ruiz. Napoli dan Laurentiis harus putar otak untuka memaksimalkan uang yang masuk dari melepas pemain. Uang yang masuk ke kas Napoli pada musim panas kemarin totalnya mencapai 72 juta pounds.
Dengan modal yang tidak begitu besar, Napoli mencari dan berhitung pengeluaran untuk pemain barunya yang bisa mengisi pos yang ditinggalkan pemain bintangnya.
Walhasil mereka melakukan pembelian dengan total pengeluaran hanya 61 juta pounds saja.
Penandatanganan paling mahal adalah saat membeli center back asal Korea Selatan, Kim Min-Jae seharga 16 juta pounds. Kim Min-Jae dipastikan memiliki pekerjaan yang tidak menyenangkan untuk mengisi spot milik Koulibally.
Namun Kim Min-Jae memberi jawaban sangat nyata mengenai perannya di jantung pertahanan Napoli. Kim Min-Jae yang sempat dilatih oleh Shin Tae-yong, menunjukkan daya juang mirip Carles Puyol pada masa keemasannya.
Baca Juga: Pidato Lengkap Presiden Jokowi Saat Mengumpulkan Pimpinan Polri Seluruh Indonesia di Istana Merdeka
Kemudian untuk gelandang asal Kamerun, Frank Anguissa, dibeli dari Fulham seharga 13 juta pounds. Full-back asal Uruguay Mathias Olivera direkrut dari Getafe dengan harga 9 juta pounds. Serta ada lagi peminjaman pemain gelandang Spurs, Tonguy Ndombele.
Peminjaman Ndombele menjadi peminjaman yang sukses, hal ini dibuktikan oleh asahan Spaletti kepada Ndombele yang kembali pada setelannya ketika masih membela Olympique Lyon.