"Dari sejak saye kecil, kita orang kampung tahu bahwa lahan itu memang milik orangtuanya Djunaidi. Dan orangtua Djunaidi mempekerjakan Ameng, yang merupakan mertua Atan," kata Usman Cik yang juga mantan Kepala Desa di Penarah ini.
Usman Cik mengenang kembali ketika itu ada program pemerintah untuk mendirikan sekolah. Dan, kita diminta untuk menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah.
Setelah diperhatikan, ia melihat di lahan Djunaidi ada lokasi yang sesei untuk membangun sekolah. Lalu, ia mengajukan lahan ke Djunaidi secara resmi.
"Saya tahu, lahan itu milik keluarga Djunaid. Dan, Djunaidi adalah ahli warisnya. Jadi, saya ajukan secara resmi untuk pembangunan sekolah di lahan itu," jelasnya.***