KLIKREAD.COM, Kepri - Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri, Dwi Anggraeni, menilai peningkatan literasi digital menjadi salah satu tantangan penting di tengah derasnya arus informasi di era digital saat ini.
Menurutnya, masyarakat perlu dibekali kemampuan memilah informasi yang benar agar tidak mudah terpengaruh berita bohong (hoaks) maupun informasi yang menyesatkan.
Penilaian Dwi Angggraeni itu saat mendampingi Kepala Bidang Komunikasi dan Kehumasan Diskominfo Kepri Trio Andana, menerima DPW Brigade Nusantara (Brinus) Kepri melakukan audiensi dan silaturahmi ke Diskominfo Kepri.
Pertemuan digelar di Collaboration Room, Kantor Diskominfo Kepri, Gedung B2 Dompak, Jumat 22 Mei 2026 kemarin.
Saat itu dari pihak Diskominfo Kepri hadir juga Pranata Humas Ahli Muda Sukaesih, Pranata Komputer Ahli Muda A.K. Prambudi, dan Pranata Ahli Pertama Santy.
“Literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi.
Tetapi juga bagaimana masyarakat mampu memahami, memverifikasi, dan menggunakan informasi secara bertanggung jawab,” ujar Dwi.
Dwi juga mengapresiasi rencana pembentukan relawan informasi hingga tingkat kecamatan yang diinisiasi DPW Brinus Kepri,
Dinilainya hal ini sebagai upaya memperkuat penyebaran informasi yang kredibel di daerah.
“Kami berharap program seperti ini dapat membantu memperkuat ekosistem informasi daerah yang sehat.
Sekaligus mendukung terciptanya masyarakat digital yang adaptif dan berdaya saing,” tutupnya
Baca Juga: Bantu Masyarakat Jelang Idul Adha, Pemko Tanjungpinang Gelar Pasar Murah Besok