"Dari hasil ekspos yang disampaikan Disdagin dan Dinas Pertanian menunjukkan kondisi yang cukup baik.
Ketersediaan sembilan bahan pokok masih aman, begitu juga stok daging sapi menjelang Hari Raya Iduladha," jelas Lis.
Lis juga menyoroti isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait penataan dan restrukturisasi RT/RW di Kota Tanjungpinang.
Ia menegaskan bahwa restrukturisasi RT/RW dilakukan berdasarkan regulasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Serta bertujuan menciptakan sistem pelayanan masyarakat yang lebih tertata, efektif, dan berkeadilan.
“Penataan RT dan RW harus dipahami sebagai langkah restructuring governance atau penataan sistem tata kelola pelayanan masyarakat agar lebih efektif, tertib, dan merata.
Baca Juga: Tahun 2026, Disdik Kepri Bangun SMA Negeri di Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna
Restrukturisasi RT/RW dilakukan berdasarkan regulasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Serta bertujuan menciptakan sistem pelayanan masyarakat yang lebih tertata, efektif, dan berkeadilan," jelasnya.
Terakhir, Lis berharap momentum Iduladha dapat dimaknai sebagai sarana memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial.
Serta semangat pengorbanan dalam membangun Kota Tanjungpinang yang lebih baik dan berkelanjutan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Didistribusikan Sapi Kurban ke Pulau Terluar Natuna
"Semoga seluruh rangkaian perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Tanjungpinang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.
Sinergitas Forkopimda, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat terus terjaga dalam menjaga kondusivitas wilayah," tutupnya.***