kepri

Lapas Kelas IIA Batam Gelar Tes Urine, 100 Peserta Dinyatakan Negatif Narkotika

Sabtu, 9 Mei 2026 | 06:23 WIB
Petugas Lapas memperlihatkan hasil tes urine Jum'at 8 Mei 2026. (Humas Lapas Batam)

KLIKREAD.COM, Batam – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menggelar pemeriksaan tes urine terhadap petugas dan warga binaan pada Jumat, 8 Mei 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah konkret mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika, sekaligus menindaklanjuti arahan pusat dan program prioritas nasional.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIA Batam, dengan melibatkan pejabat struktural, tim medis internal, serta perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam.

Sebanyak 105 orang menjadi peserta pemeriksaan, yang terdiri dari 50 petugas dan 55 warga binaan.

Baca Juga: Dibutuhkan Penguatan Sinergi Lintas TPID, Sekda Kepri Nilai Kendalikan Inflasi di Kepri Dihadapkan Tantangan Geografis dan Tata Niaga

Seluruh proses dilakukan mengacu pada prosedur standar yang berlaku, dan hasilnya menyatakan seluruh peserta berstatus negatif narkotika.

Pelaksanaan tes ini merupakan tindak lanjut langsung dari Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-150, mengenai instruksi pelaksanaan ikrar dan penguatan pengawasan pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan.

Langkah ini juga menjadi wujud dukungan nyata terhadap program aksi Menteri terkait pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengawasan internal berkelanjutan untuk menjaga integritas lembaga.

 Baca Juga: Ratusan WNA Pelaku Penipuan Investasi Online Diamankan Imigrasi Batam

“Tes urine ini adalah bukti komitmen kami menciptakan Lapas Batam yang bebas dari narkotika. Bukan hanya warga binaan, seluruh petugas wajib menjadi teladan dalam menjaga integritas dan mendukung penuh upaya pemberantasan narkotika di lingkungan pemasyarakatan,” tegas Yosafat.

Ia juga menyampaikan bahwa sinergi dengan BNN Kota Batam akan terus diperkuat dan dijalankan secara rutin.

Hal ini bertujuan menjamin lingkungan lapas tetap aman, bersih, kondusif, serta terbebas dari segala bentuk pelanggaran aturan maupun peredaran barang terlarang.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, hasil pemeriksaan ini menjadi dasar bagi manajemen Lapas Batam untuk terus mempertahankan standar kinerja serta memperketat pengawasan guna mencegah masuknya atau beredarnya narkotika di wilayah lembaga pemasyarakatan.***

Tags

Terkini