Oleh karena itu, peran dewan hakim menjadi sangat strategis dalam melahirkan qori dan qoriah yang handal dan berdaya saing.
Selain itu, Lis juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi prinsip kejujuran, objektivitas, dan profesionalitas dalam setiap proses penilaian.
“Dengan melibatkan dewan hakim yang berpotensi dan berkualitas, tentunya kesuksesan MTQH ini harus berlandaskan prinsip yang realistis, jujur, dan benar.
Penilaian yang objektif akan melahirkan generasi qori dan qoriah terbaik.
Saya berharap dewan hakim dapat memilih dan memilah serta benar-benar selektif dalam menentukan peserta terbaik yang akan menjadi perwakilan Kota Tanjungpinang di ajang yang lebih tinggi," pungkas Lis.
Pelantikan ini menjadi langkah awal dalam menyukseskan pelaksanaan MTQH XX Tingkat Kota Tanjungpinang.
Sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam membina generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak mulia.***