KLIKREAD.COM, Kepri - Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira, mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berupaya memperjuangkan keseimbangan fiskal di tengah defisit anggaran yang terjadi.
Hal tersebut disampaikan Pj Sekdaprov Kepri saat melakuan pertemuan bersama Komite IV DPD RI yang dipimpin Ahmad Nawardi di Kantor Graha Kepri Batam Centre Kota Batam, Senin 20 April 2026 kearin.
Ahmad Nawardi dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kepri bersama Wakil Ketua Komite IV DPD RI Novita Anakotta, Koordinator Kunjungan Dwi Ajeng Sekar Respaty beserta anggota.
Baca Juga: HNSI Kabupaten Anambas Sebut Puing Pesawat Ditemukan Nelayan Diduga dari China
Dan juga rombongan DPD RI lainnya melakukan pertemuan yang dihadiri sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri.
Luki menjelaskan, untuk tahun 2026 ini Provinsi Kepri kembali harus banyak melakukan penyesuaian belanja akibat terus menurunnya transfer TKD dari pusat.
Terutama sejak tiga tahun terakhir yang terus berkurang drastis hingga menjadi tinggal Rp1,4 triliun pada tahun ini.
"Akibatnya kita harus melakukan berbagai langkah efisiensi guna menutupi defisit anggaran yang terjadi.
Sedang di satu sisi kita harus bisa terus menjaga pelayanan publik berjalan secara maksimal," terangnya.
Meski demikian, sesuai arahan Gubernur Kepri, Pemerintah Provinsi Kepri disebut Luki terus melakukan langkah aktif ke pemerintah pusat dalam menjaga keseimbangan fiskal di tengah defisit yang terjadi.
Baca Juga: Walikota Batam Beri Penghargaan Tiga Perusahaan Dinilai Kepatuhan Pembayaran Pajak
Berbagai terobosan dilakukan melalui terobosan baru.
Luki, di kesempatan ini menyampaikan usulan penggajian ASN di daerah dibayarkan pemerintah pusat.