Meski hanya sekitar 9 bulan 22 hari mengabdi di Polda Kepulauan Riau, almarhum dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas.
Di tengah suasana duka, doa terus mengalir dari rekan sejawat dan keluarga besar Polda Kepri sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum kepada institusi, bangsa, dan negara.
Polda Kepri juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, seraya mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan.
Kepergian AKBP M. Khalid Zulkarnain bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga warisan keteladanan yang akan terus hidup, menjadi jejak pengabdian yang dikenang dan dilanjutkan oleh setiap insan Bhayangkara.***