kepri

Pemko Batam Salurkan Bantuan Infrastruktur Air Bersih bagi Warga Terdampak Bencana Banjir di Provinsi Aceh

Kamis, 5 Maret 2026 | 16:14 WIB
Walikota Batam Amsakar Achmad, bersama Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra, berbincang dengan Gubernur Sumut, Bobby Nasution, usai penyerahan bantuan korban bencana alam. (Dok.Diskominfo Batam)

KLIKREAD.COM, Batam - Pemerintah Kota Batam melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam secara resmi menyalurkan bantuan infrastruktur air bersih bagi warga terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh.

Melalui program Batam Peduli, sebanyak 12 titik sumur bor dan fasilitas sanitasi telah selesai dibangun dan kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Aceh sebagai langkah pemulihan pasca-curah hujan ekstrem dan Siklon Tropis yang melanda pada akhir 2025 lalu.

Selain itu, Baznas Kota Batam juga menyalurkan bantuan senilai Rp180 juta.

Baca Juga: Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU Lanjutan, Bahas Permasalahan Lahan Perumahan Marchelia Tahap II

​Walikota Batam, Amsakar Achmad, dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas konkret warga Batam terhadap saudara sebangsa.

Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dari para muzakki di Kota Batam dikonversi menjadi bantuan jangka panjang berupa akses air bersih yang krusial bagi kesehatan masyarakat.

Sementara pembangunan infrastruktur ini difokuskan pada tiga wilayah terdampak paling parah, diantaranya, Aceh Tamiang 6 Titik, Pidie Jaya 4 Titik.

Baca Juga: Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Diklaim Diatas Rata-rata Provinsi Kepri dan Nasional

Serta Pidie 2 Titik di Mushalla Pasar Kembang Tanjong dan Balai Pengajian Gampong Meuraxa.

Pemerintah Kota Batam memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para donatur dan muzakki.

Bantuan ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, namun menjadi simbol persaudaraan antara masyarakat Batam dan Aceh.

Baca Juga: Gelar RDPU, Komisi I DPRD Kita Batam Bahas Legalitas Rumah dan Fasum-Fasos Perumahan Pondok Pratiwi II

​“Kami berharap bantuan sumur bor dan sanitasi ini dapat meringankan beban saudara kita di Aceh.

Air adalah sumber kehidupan, dan melalui fasilitas ini, kita ingin memastikan aktivitas peribadatan di mushalla.

Halaman:

Tags

Terkini