Sehingga Tanjungpinang dapat menjadi negeri baidatun thayyibatun wa rabbun ghaffur,” ujarnya.
Untuk itu, kehadiran penceramah sangat penting. Jika tidak memungkinkan hadir karena sakit atau jarak, jadwal dapat disesuaikan.
“Harap diinformasikan kepada FKM agar pengaturan pengganti atau penyesuaian jadwal ceramah dapat dilakukan supaya tidak ada masjid yang kosong penceramahnya,” tambahnya.
Menjelang Ramadan, Walikota Lis menyampaikan ucapan marhaban ya Ramadan dan memohon maaf lahir dan batin.
“Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah dengan baik hingga akhir Ramadan dan bertemu kembali di Ramadan 1448 Hijriah,” jelasnya.
Setelah itu, Lis juga berdialog dengan para mubaligh dan mubalighah untuk mengetahui kendala atau kebutuhan mereka agar bisa dicari solusi dan ditindaklanjuti.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Erizal, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik danHukum, Marzul Hendri.
Serta perwakilan Forkopimda, dan Kabag Kesra, Yenni Haryantie.***