Sehingga Tanjungpinang dapat menjadi negeri baidatun thayyibatun wa rabbun ghaffur,” ujarnya.
Untuk itu, kehadiran penceramah sangat penting. Jika tidak memungkinkan hadir karena sakit atau jarak, jadwal dapat disesuaikan.
“Harap diinformasikan kepada FKM agar pengaturan pengganti atau penyesuaian jadwal ceramah dapat dilakukan supaya tidak ada masjid yang kosong penceramahnya,” tambahnya.
Menjelang Ramadan, Walikota Lis menyampaikan ucapan marhaban ya Ramadan dan memohon maaf lahir dan batin.
“Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah dengan baik hingga akhir Ramadan dan bertemu kembali di Ramadan 1448 Hijriah,” jelasnya.
Setelah itu, Lis juga berdialog dengan para mubaligh dan mubalighah untuk mengetahui kendala atau kebutuhan mereka agar bisa dicari solusi dan ditindaklanjuti.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Erizal, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik danHukum, Marzul Hendri.
Serta perwakilan Forkopimda, dan Kabag Kesra, Yenni Haryantie.***
Artikel Terkait
Pemkab Kepulauan Anambas Bersama Instansi Vertikal Tunjukkan Komitmen Dukung Gerakan Indonesia ASRI
BP Batam Terima Kunjungan Kerja Kedutaan Besar Jerman, Bahas Peluang Investasi Sektor Maritim dan Galangan Kapal
KOPI JEMAJA Hadir, Persiapan Ramadhan di Jemaja Lebih Matang
RSBP Batam Edukasi Penyakit Jantung Bawaan
Pembangunan KDMP di Lapangan Voli, Warga Protes : Ini Tanggapan Kepala Desa Air Sena
Razia Gabungan Ops Keselamatan Seligi 2026, Satlantas Polresta Barelang Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas
Satlantas Polresta Barelang Edukasi Keselamatan Sejak Dini Melalui Program Polisi Sahabat Anak dalam Ops Keselamatan Seligi 2026
Walikota Batam Tegaskan KIA Sangat Penting Memudahkan Anak Mengakses Berbagai Layanan Publik
Walikota Batam Lepas 600 Mubalig Bertugas Isi Kegiatan Keagamaan Selama Bulan Suci Ramadan
Sekda Kota Batam Ajak Mahasiswa Berinovasi dan Berani Berpikir Berbeda Menjadi Motor Penggerak Menyongsong Indonesia Emas 2045