kepri

Buka Pelatihan Pajak Daerah, Lis Inginkan Aparatur Tak Hanya Patuh Prosedur, Namun Memiliki Kompetensi Peningkatan Kinerja

Senin, 9 Februari 2026 | 13:25 WIB
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah foto bersama usai membuka Pelatihan Pajak Daerah. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang)

KLIKREAD.COM , Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, saat membuka Pelatihan Pajak Daerah mengungkapkan keinginannya, bahwa setiap aparatur tidak hanya patuh pada prosedur.

Namun kata dia, memiliki kompetensi mampu membaca konteks, mengolah data, dan menerjemahkan kebijakan menjadi aksi nyata, dan trobosan baru.

Dinilainya, bahwa kompetensi seorang aparatur tentunya berkontribusi langsung pada peningkatan kinerja penerimaan dan penurunan selisih antara target dan realisasi penerimaan secara bertahap dan berkelanjutan.

Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Upaya Bangun Kehidupan Masyarakat Religius dan Berakhlak

Pelatihan Pajak Daerah sendiri merupakan kerjasama Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) kota Tanjungpinang bersama Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak Kementerian Keuangan.

Kegiatan diselenggarakan di Hotel Plaza, Senin 9 Februari 2026.

Dalam arahannya Lis Darmansyah menyampaikan, bahwa kegiatan pelatihan pajak daerah ini merupakan bagian penting dari upaya bersama untuk mewujudkan arah pembangunan Kota Tanjungpinang sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2029.

"Di dalam RPJMD menegaskan bahwa pembangunan daerah harus bertumpu pada tata kelola pemerintahan yang baik, kemandirian ekonomi.

Serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga: Lakukan Safari MTQH Tiap Kecamatan, Walikota Amsakar Gemakan Syiar Al Quran

Dalam kerangka tersebut, pendapatan daerah, khususnya yang bersumber dari pajak daerah, memiliki peran strategis sebagai sumber pembangunan membiayai prioritas, memperluas layanan, dan memastikan keberlanjutan program," ujar Lis.

Ditegaskan Lis, bahwa petugas harus jujur dan objektif. Karena berdasarkan data kinerja, masih menunjukkan terdapat selisih antara target dan realisasi penerimaan pajak daerah.

Selisih bukan sekadar angka, melainkan indikator kebijakan yang mengingatkan akan pentingnya perbaikan berkelanjutan mulai dari kepatuhan, kualitas data, hingga kapasitas aparatur.

Baca Juga: Walikota Batam Tekankan Pentingnya Hilirisasi Pangan Lokal Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Bangsa

Halaman:

Tags

Terkini