Sebab merekalah yang terus diuji oleh waktu yang tak pernah mau menunggu.
Baca Juga: Penataan SDM BP Batam, 681 Orang Terima SK Pegawai Tetap
Seperti bahtera kecil yang tetap berlayar, meski angin utara kerap jahil mencubit ombak, menggoyangkan langkah di setiap datang dan pulang.
Kini, PWI Batam menatap dengan keyakinan, dari bangku-bangku di ruang kelas sekolah yang berdiri sejak 1956 ini, melalui Pelatihan Literasi dan Jurnalistik, akan berkobar api yang membakar semangat literasi anak negeri.
Api itu telah menyala dari tengah Pulau Penawar Rindu, dari SMP Negeri 1 Batam.
Dan di momentum Hari Pers Nasional 2026, api itu menjadi isyarat bahwa pers dan pendidikan sedang berjalan beriringan.
Baca Juga: Kota Tanjungpinang Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Kepri VI, Persiapan Mulai Dilakukan
Menjaga nalar, merawat kata, dan menyiapkan generasi yang kelak tumbuh sebagai pemimpin serta cendekia bangsa.
Salam dan Apresiasi Ketua PWI Batam
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Batam, M. A. Khafi Anshary, menyampaikan salam hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sri Rahayu, Kepala SMP Negeri 1 Batam, beserta seluruh guru dan tenaga pendidik.
Khafi menilai, kepemimpinan yang dijalankan dengan kebersamaan, kesederhanaan, dan keteladanan telah menjadikan sekolah bukan sekadar ruang belajar, melainkan ruang tumbuh bagi nalar, budi, dan karakter.
Menurutnya, para guru di SMPN 1 Batam adalah pelita-pelita yang tak lelah menjaga nyala cahaya ilmu, meski sering berjalan dalam sunyi dan tanpa sorotan.
Di tangan merekalah, api literasi bukan hanya dinyalakan, tetapi dirawat agar terus hidup dan menular kepada generasi berikutnya.***