KLIKREAD.COM, Baram - Walikota Batam Amsakar Achmad, menegaskan agar berdampak langsung ke masyarakat, maka pembangunan daerah harus diawali dari perencanaan yang kuat di tingkat kelurahan.
Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sadai dan Sungai Pelunggut Tahun 2026, Minggu 1 Januari 2026.
Musrenbang Kelurahan Sadai dilaksanakan di Room VIP E Restoran Golden Prawn 933.
Baca Juga: Polsek Bengkong Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan Kurang dari 24 Jam
Sementara kegiatan Musrenbang Kelurahan Sungai Pelunggut berlangsung di GOR Bulu Tangkis RT 003 RW 011, Kavling Bukit Kamboja.
Dalam arahannya, Amsakar menekankan Musrenbang bukan sekadar wadah penyampaian usulan masyarakat.
Melainkan bagian dari mekanisme perencanaan pembangunan yang resmi, sistematis, dan berjenjang.
“Seluruh tahapan ini kita lalui untuk menyaring dan menetapkan skala prioritas pembangunan.
Mulai dari pra-musrenbang, musrenbang kelurahan, dilanjutkan ke musrenbang kecamatan, hingga musrenbang tingkat kota,” ujar Amsakar.
Ia menjelaskan, setiap usulan yang disepakati di tingkat kelurahan harus telah diprioritaskan sebelum dibahas di musrenbang kecamatan.
Pada tahap tersebut, usulan antar kelurahan akan diselaraskan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pokok-pokok pikiran DPRD, arah kebijakan pemerintah daerah.
Serta visi dan misi kepemimpinan Amsakar–Li Claudia.