KLIKREAD.COM, Batam, Walikota Batam Amsakar Achmad, menerkankan penguatan nilai spiritual pada generasi muda menjadi kunci agar mereka tidak kehilangan jati diri.
Karena dinilainya, generasi muda saat ini berada di persimpangan antara nilai-nilai konvensional dan arus globalisasi, termasuk perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Pernyataan Amsakar tersebut saat mengghadiri puncak kegiatan Remaja Masjid Sultan (Rematan) Fest 2025 yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar.
Kegiatan digelar di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batuaji, Minggu Malam, 28 Desember 2025.
Ribuan warga turut memadati kawasan masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Rematan di bawah bimbingan pembina Yumansnur.
Ia mengaku bangga karena seluruh rangkaian acara yang berlangsung selama dua hari merupakan hasil inisiatif dan kreativitas para remaja tanpa melibatkan penyelenggara acara profesional.
“Saya sangat bangga.
Acara sebesar ini, mulai dari bazar UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, lomba hadrah, pidato, hingga kaligrafi.
Semuanya dirancang dan dilaksanakan sendiri oleh adik-adik kita.
Ini bukti kemandirian dan kapasitas luar biasa generasi muda Batam,” ujar Amsakar.
Dikatakan Amsakar, jika generasi muda tidak memiliki ketahanan spiritual yang kuat, mereka bisa terombang-ambing oleh arus informasi di gawai, dan kehilangan identitas.