Momentum Hari Bela Negara, lanjut Lis, juga berkaitan dengan kondisi sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana alam, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ketiga wilayah tersebut memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan dan ketahanan bangsa.
Aceh dikenal sebagai wilayah yang sejak masa kerajaan menjadi benteng pertahanan Nusantara dan pada masa revolusi berperan sebagai Daerah Modal Republik.
Baca Juga: Nelayan Tradisional Batam Go Digital: ITEBA dan KNTI Gelar Workshop Pemasaran Hasil Laut
Sementara Sumatera Utara tercatat melalui perjuangan rakyat Medan Area yang menjaga keberlangsungan pemerintahan Republik.
Dari Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, lahir PDRI yang menjaga eksistensi pemerintahan saat ibu kota negara diduduki.
“Sejarah itu mengingatkan bahwa persatuan dan ketangguhan daerah menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Lis.
Menutup amanatnya, Lis kembali mengajak masyarakat mewujudkan cinta tanah air melalui tindakan nyata.
“Bela negara hari ini bisa kita lakukan dengan saling membantu saat bencana, menjaga ruang digital tetap sehat, serta memperkuat ketahanan keluarga dan sosial,” ucapnya.