KLIKREAD.COM, Batam - Walikota Batam Amsakar Achmad, mengajak momentum Hari Jadi Batam (HJB) ke-196 tidak sekedar menandai pertambahan usia semata.
Melainkan untuk merenungkan kembali refleksi atas perjalanan sejarah panjang berdirinya Kota Batam.
Hal ini ditegaskan Amsakar saat menjadi inspektur upacara HJB ke-196 tahun 2025.
Baca Juga: Rapat Paripurna Istimewa DPRD Batam Peringati Hari Jadi ke-196, Kapolresta Barelang Hadir
Upacara digelar di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Kamis 18 Desember 2025.
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat daerah.
“Hari ini kita berkumpul bukan semata-mata menandai pergantian angka usia.
Namun untuk merenungkan kemabli perjalanan sebuah kota yang lahir dari rangkaian keputusan sejarah yang membentuk identitasnya hingga hari ini,” ujar Amsakar.
Baca Juga: Polresta Barelang Amankan Aksi Unjuk Rasa DPC SPSI Kota Batam, Aspirasi Buruh Disampaikan Aman
Ia menjelaskan, penetapan Hari Jadi Batam merujuk pada surat perintah Yang di-Pertuan Muda Riau-Lingga kepada Raja Isa sebagai pemegang perintah atas wilayah Nongsa dan sekitarnya pada 18 Desember 1829 Masehi.
Peristiwa tersebut kemudian disepakati sebagai titik awal penetapan Hari Jadi Batam.
Sejak saat itu, Batam mengalami perjalanan sejarah yang panjang.
Baca Juga: Sinergi Tanpa Batas, Kapolresta Barelang Ikuti Khidmatnya Upacara Hari Jadi Batam ke-196
Kata Amsakar, Batam bermula dari pulau yang belum menjadi pusat perhatian.