“Dengan dukungan dan kerja sama ini, kita dapat mewujudkan Tanjungpinang sebagai kota yang tenang, teduh, serta penuh persaudaraan dan toleransi,” ucapnya.
Sementara Ketua Umum Forum Komunikasi Muballigh (FKM) Tanjungpinang, Hariyun Sagita, mengapresiasi pelatihan dan pelaksanaan uji kompetensi bagi para penceramah menjelang Ramadhan.
Hasil uji akan dibagi ke beberapa level sebagai dasar penempatan muballigh di masjid.
“Muballigh itu seperti pohon rindang. Kehadirannya memberi manfaat.
Dengan uji kompetensi, kami ingin pelayanan dakwah kepada jemaah semakin baik,” ucapnya.***