KLIKREAD.COM, Batam - Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menekankan bahwa seluruh kecamatan di Kota Batam idealnya mendapat perhatian serupa sebagai Kecamatan Perbatasan Prioritas (KPP) dalam Program Prioritas Nasional.
Mengingat Batam kata dia, merupakan kota kepulauan yang memiliki dinamika dan potensi kerawanan perbatasan yang hampir sama, dan dengan penetapan tersebut dinilai sebagai langkah penting.
Pernyataan Sekda Firmansyah tersebut saat menghadiri Rapat Penggalangan dan Pemetaan Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT).
Baca Juga: Amsakar Chess Cup II: Ajang Catur Terbesar di Batam Tahun 2025
Kegiatan diselenggarakan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen bersama Tim Direktorat I dan Kejaksaan Negeri Batam.
Dan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Walikota Batam pada Jumat 5 Desember 2025.
Rapat tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan Batam sebagai wilayah terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Baca Juga: Akselerasi Peningkatan Investasi, BP Batam Gelar Coaching Clinic Perizinan
Dalam pemaparan yang disampaikan, Kecamatan Belakang Padang ditetapkan sebagai salah satu KPP dalam Program Prioritas Nasional karena berada di jalur pelayaran internasional.
“Batam adalah daerah terdepan yang berhadapan langsung dengan negara tetangga.
Posisi ini memberi peluang besar, tetapi juga menghadirkan tantangan serius. Ancaman seperti narkoba, penyelundupan barang, hingga limbah kapal asing harus kita waspadai.
Bahkan arus pengungsi luar negeri pun berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan ideologi bangsa.
Karena itu, pemetaan AGHT sangat penting agar kebijakan yang disusun lebih tepat, cepat, dan efektif,” ujar Firmansyah.