KLIKREAD.COM, Batam - Walikota Batam Amsakar Ahmad, menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkomitmen memperkuat integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Maka dari itu Pemerintah harus bekerja dengan jujur, berintegritas, dan jauh dari praktik korupsi.
Penegasan Amsakar tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2024.
Baca Juga: Wawako Serahkan Bantuan Sosial Tambahan kepada 158 Warga Lansia di Belakang Padang
Dalam rangka Penguatan Indeks Integritas Nasional (IIN) Tahun 2025 pemerintah bagi daerah se-Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan tersebut berlangsung di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa 14 Oktober 2025.
"Jadi melalui SPI ini, kita dapat mengetahui titik-titik rawan korupsi dan menjadikannya momentum untuk membenahi diri.
Hasilnya harus menunjukkan peningkatan, baik dari sisi capaian angka maupun perubahan perilaku birokrasi,” ujar Amsakar.
Kegiatan rakor tersebut ditaja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Amsakar menyampaikan pentingnya membangun sistem pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik yang bersih.
Hal ini juga menyusul rilis KPK terkait hasil SPI 2024.
Baca Juga: Kegiatan ADUJAK GenRe 2025 Tingkat nasional Dijadikan Ajang Promosi Pariwista di Provinsi Kepri
Dalam laporan KPK, indeks integritas Kota Batam tercatat di angka 68,70.
Pemerintah Kota Batam memandang hasil ini sebagai dorongan untuk melakukan pembenahan sistem secara lebih menyeluruh.