kepri

Gubernur Kepri Akui APBD 2026 Menurun Akibat Berkurangnya Dana Trasfer Pusat ke Provinsi Kepri

Rabu, 8 Oktober 2025 | 12:09 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersalaman dengan Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Kementerian Keuangan. (Foto:Diskominfo Prov Kepri.)

KLIKREAD.COM, Kepri - Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, menurunnya APBD tahun 2026 akibat berkurangnya alokasi dana transfer pusat ke Provinsi Kepri.

Sehingga semula APBD Provinsi Kepri tahun 2026 dirancang sebesar Rp3,967 triliun harus dilakukan penyesuaian menjadi Rp3,471 triliun.

Hal ini disampaikan Gubernur Ansar saat menyampaikan beberapa masukan kepada Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa terkait alokasi dana transfer pusat ke Provinsi Kepri.

Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Terima Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman Hiperbarik dari RSAL dr. Midiyato Suratani

Audiensi sendiri dilakukan seluruh Gubernur di Indonesia bersama Menteri Keuangan di Gedung Djuanda Lantai 3 Kementrian Keuangan RI, Jakarta Pusat, Selasa 7 Oktober 2025 kemarin.

“Jadi berkurangnya alokasi dana transfer pusat ke Provinsi Kepri tahun 2026 menjadi Rp1,467 triliun atau berkurang sebesar Rp534 miliar dari alokasi tahun 2025 sebesar Rp2,001 triliun.

Hal ini memberikan dampak yang sangat berat sekali bagi APBD,” ujar Gubernur Ansar.

Baca Juga: Rustam Tegaskan, Dikes Tanjungpinang Terus Berkomitmen Pencegahan dan Edukasi Stunting pada Masyarakat

Pengurangan dana transfer pusat berdampak pada postur APBD Provinsi Kepri pada tahun 2026.

“Terus terang saja rata-rata di seluruh daerah dengan adanya penurunan alokasi dana transfer ke daerah ini, pemerintah daerah harus memangkas dan menunda berbagai program pembangunan.

Bahkan bisa juga berdampak pada penyesuaian tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Untuk itu Pemerintah Pusat dalam menetapkan alokasi dana transfer ke daerah perlu mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kondisi pembangunan di kepulauan wilayah dan perbatasan.

Baca Juga: Dewi Kumalasari Ansar Nilai Pentingnya Edukasi Masyarakat Guna Menurunkan Stunting

Serta kemampuan fiskal daerah,” ungkap Gubernur Ansar kepada Menkeu Purbaya yang memimpin perjalanan pertemuan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini