“Alhamdulillah, laporan yang saya terima menyebut omzet pengrajin sudah menembus Rp1,4 miliar.
Artinya, apa yang kita lakukan bersama benar-benar membawa manfaat,” ungkapnya penuh terima kasih.
Ia juga menyoroti peran strategis BBFW dalam mendukung sektor pariwisata Batam yang setiap tahun terus berkembang.
Pada tahun 2024, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat 1,3 juta orang, ditambah 3,3 juta wisatawan domestik.
“Dengan 4,6 juta kunjungan, terbayang jika masing-masing membawa batik Batam sebagai oleh-oleh. Itu akan menjadi promosi luar biasa sekaligus penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.
Baca Juga: Walikota Batam Serahkan 1100 Paket Sembako kepada Masyarakat Belakang Padang
Lebih jauh lagi, Amsakar mendorong sektor perhotelan, restoran, hingga industri kreatif lainnya ikut berpartisipasi.***