Namun kata Elfiani, Pemko Tanjungpinang melalui pemantauan serta evaluasi rutin melalui rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan berbagai upaya menekan laju inflasi.
Yakni terhadap kebijakan pengendalian inflasi juga menjadi langkah strategis untuk menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kota Tanjungpinang.
Baca Juga: PT Pegadaian Siap Memajukan UMKM Kota Tanjungpinang Melalui Pembiayaan dan Pelatihan
Sementara Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Amalia Adininggar Widyasanti, turut hadir dalam kegiatan rakor tersebut.
Ia menyampaikan terkait jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga beras menurun pada pekan ketiga September 2025.
Hanya 106 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras dan jumlah ini turun dibanding pekan sebelumnya yang mencapai 109 kabupaten/kota.
Baca Juga: Lestarikan Tradisi Budaya Melayu, BPKW IV Tanjungpinang Gelar Pementasan Mak Yong Warisan Dunia
Amalia juga menjelaskan harga daging ayam ras naik 4,13 persen dibanding Agustus 2025, dengan rata-rata harga nasional mencapai Rp37.956 per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam ras naik 0,21 persen menjadi Rp30.721 per kilogram.***