“Johor yang biasanya ekspor ke Singapura kini memprioritaskan untuk memasok kebutuhan sendiri.
Food Security Agency Singapura sudah beberapa kali bertemu dengan kami,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa Kepri telah melakukan ekspor sekitar 6.000 ton tanaman hidroponik.
“Itu baru memasok 2-3 mal saja, masih sangat besar peluangnya,” jelas Ansar.
Baca Juga: Sekda Berharap Olaharga Menjadikan Bagian Budaya dalam Kehidupan Sehari-hari Warga Tanjungpinang
Selain sayuran hidroponik, Ansar juga menyebut Kepri telah mengekspor ayam hidup asal Kabupaten Bintan, sejumlah 1,5 juta ekor untuk memasok kebutuhan beberapa mal.
Gubernur mengatakan bahwa pihaknya terus membuka komunikasi dengan Food Security Agency Singapura, untuk memperluas jenis komoditas yang bisa diekspor.***