Baca Juga: Wawako Sebut Pentingnya Inovasi Penilaian Digital Lomba MTQH Berstandar Nasional
“Kemarin adik-adik masih sibuk dengan hafalan sebagai pelajar, sekarang waktunya beralih ke pelajar.
Kalian dituntut untuk berpikir kritis, kreatif, dan solutif.
Itu sebabnya penting ada pengenalan kehidupan kampus, agar kalian siap menghadapi kehidupan perkuliahan,” ungkapnya.
Baca Juga: 100 Siswa Sekolah Rakyat akan Jalani MPLS, Walikota Tanjungpinang Tinjau Persiapan Fasilitas Asrama
Amsakar juga menyampaikan pandangan uniknya mengenai posisi mahasiswa dalam dunia akademik.
“Bagi saya, makhluk paling sombong di bumi ini adalah pelajar, karena satu-satunya yang berani menyandang nama 'Maha'.
Maka dari itu, jadilah siswa yang benar-benar memaknai predikat itu dengan kesungguhan belajar dan tanggung jawab intelektual,” tuturnya disambut tepuk tangan siswa.
Baca Juga: Pengurus Organisasi Perempuan Diharapkan Dapat Menperkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Selain menekuni perkuliahan, Amsakar mendorong mahasiswanya untuk aktif dalam berbagai kegiatan kampus.
Menurutnya, organisasi dan aktivitas siswa dapat menjadi wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, serta jaringan yang berguna di masa depan.***