KLIKREAD.COM, Batam - Walikota Batam Amsakar Achmad, membuka ruang dialog dengan para driver ojek online (Ojol) yang tergabung dalam Aliansi Driver Online Batam (ADOB).
Saat dialog perwakilan ADOB mengadukan akan regulasi tarif transportasi online dinilai tidak dipatuhi sejumlah aplikator sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri.
Selain itu aduan juga terkait masih banyaknya driver ojol yang belum terakomodir BPJS masih membayar iuaran secara mandiri.
Baca Juga: Wawako Sebut Pentingnya Inovasi Penilaian Digital Lomba MTQH Berstandar Nasional
Dialog digelar di Kantor Walikota Batam, Rabu 17 September 2025.
Pada kesempatan itu, Amsakar menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah provinsi.
“Saya harapkan ada pengawasan yang lebih intens terhadap pelaksanaan SK Gubernur.
Baca Juga: 100 Siswa Sekolah Rakyat akan Jalani MPLS, Walikota Tanjungpinang Tinjau Persiapan Fasilitas Asrama
Kalau aturan sudah ditetapkan, jangan sampai dilangkahi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa persoalan tarif transportasi online merupakan kewenangan provinsi.
Sehingga pemerintah kota tidak bisa melampaui batas kewenangan yang diberikan negara.
“Kalau bukan kewenangan kita, melaksanakannya justru akan bermasalah.
Baca Juga: Pengukuhan Pengurus Organisasi Perempuan Diharapkan Dapat Menperkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Karena ini domainnya ada di provinsi, maka kita akan dudukkan bersama agar tidak ada kebijakan yang dilanggar,” jelasnya.