“Karena itu sosialisasi terus kami lakukan.
Ini program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran, memberi akses pendidikan layak sekaligus membentuk kemandirian,” jelasnya.
Sementara terkait Kurikulum diterapkan Sekolah Rakyat, yakni menggabungkan pendidikan umum, agama, dan kejuruan.
Pola ini katanya, dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh pelajaran formal.
Tetapi juga terbentuk akhlak, wawasan kebangsaan, serta keterampilan hidup.
Baca Juga: Kumpulkan 157 Medali, Kecamatan Sekupang Raih Juara Umum Forkot Batam VI
“Anak-anak dipersiapkan agar mandiri dan tangguh menghadapi persoalan masa depan.
Bahkan mudah-mudahan ke depan mereka bisa difasilitasi negara untuk melanjutkan ke sekolah kedinasan,” tambah Lis.***