“Jarang kita lakukan apel yang dihadiri pejabat tinggi termasuk ketua DPRD.
Ini bukti bahwa kita searah, memberikan dukungan, termasuk dengan menambah sarana dan prasarana kebersihan,” kata dia.
Baca Juga: Kepala Desa Batu Belah Bantah Dugaan Penyelewengan Dana Desa Terkait BLT
Amsakar menceritakan, setiap kali pejabat dari luar daerah datang ke Batam, mereka selalu memuji kemajuan kota.
Namun, kondisi tersebut kerap tercoreng oleh tumpukan sampah di tepi jalan.
“Awalnya bangga dengan kemajuan Batam, tapi persoalan sampah ini bikin kita malu,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Pemko Batam telah menambah armada kebersihan serta membentuk tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan yang masing-masing bertugas di tiga kecamatan.
Baca Juga: Walikota Batam Nyatakan Niat Bangun Gedung Bersama Bagi KPU dan Bawaslu
Setiap UPT dilengkapi insinerator berkapasitas 30-40 ton per hari.
“Ini ikhtiar serius untuk membenahi persoalan sampah di Batam.
Mari kita bergerak bersama dan berhenti melakukan praktik-praktik yang menyimpang,” ajak Amsakar.***