Lis menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Keberhasilan Siswa-Siswi SDN 011 Bengkong dalam Pentas PAI, Menuju Prestasi yang Lebih Tinggi
Berbeda dari sekolah berasrama lainnya yang berada di bawah kementerian tertentu, sekolah ini bersifat umum dan menyediakan fasilitas lengkap mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA.
“Seluruh kebutuhan siswa, mulai pendidikan, tempat tinggal, perlengkapan belajar, hingga kesehatan, ditanggung negara,” ujarnya.
Lokasi permanen sekolah akan berada di Jalan Raya Bukit Manuk, dekat Quran Center.
Baca Juga: 50 Anggota Karang Taruna Batam Bakal Gelar Kegiatan Jelajah Batas Negeri
Sambil menunggu pembangunan gedung baru, kegiatan belajar akan berlangsung di bekas SMPN 15 yang kini sedang direnovasi untuk asrama putra dan putri.
Renovasi ditargetkan selesai September sehingga siswa dapat segera memulai belajar.
Lis berharap, program ini mampu menampung ribuan anak dari rumah tangga miskin di Tanjungpinang.
Baca Juga: Polresta Barelang dan Bulog Gelar Pasar Murah di Batam, Warga Antusias
Saat ini tercatat lebih dari 9 ribu anak memerlukan perhatian khusus di bidang pendidikan.
“Saya mengimbau masyarakat yang masuk dalam klasifikasi rumah tangga miskin memanfaatkan program ini.
Karena akan menjadi jalur pendidikan yang linear dan berkesinambungan dari SD, SMP, hingga SMA,” ucapnya.
Baca Juga: 48 Calon Paskibraka Kota Tanjungpiang Masuki Masa Karantina Jelang Upacara Peringatan HUT-RI ke 80
Metode pendidikan Sekolah Rakyat akan berbasis akhlak, kewirausahaan, dan digitalisasi.