KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Pemko Tanjungpinang akan menanamkan nilai budaya Melayu sejak dini lewat jalur pendidikan tingkat SD dan SMP.
Nilai budaya Melayu ini dikemas dalam Lembar Kerja Siswa (LKS) Digital Muatan Lokal Budaya Melayu Tahun 2025.
Saat ini LKS digital ini sedang dalam tahap penyusunan dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang bersama pemangku pendidikan.
Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Siapkan Lapak Alternatif Tampung Penertiban PKL di Sekitar Pasar Bincen
Melalui rapat teknis penyusunan LKS Digital Muatan Lokal Budaya Melayu Tahun 2025, Rabu 9 Juli 2025.
Hadir pada rapat tersebut Kepala Sekolah SMPN 1, Kepala SDN 003 Bukit Bestari, serta tim teknis Diskominfo Tanjungpinang.
Program LKS Digital Budaya Melayu merupakan gagasan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza.
Baca Juga: Indeks SPM Pendidikan Tanjungpinang 2025 Capai 82.01 Tertinggi di Provinsi Kepri
Bertujuan menanamkan nilai-nilai budaya Melayu sejak dini melalui jalur pendidikan formal.
LKS Digital Budaya Melayu dijadwalkan mulai digunakan secara bertahap pada tahun ajaran 2025/2026 di seluruh SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Tanjungpinang.
Materi akan dikembangkan sesuai jenjang pendidikan dan dirancang agar relevan dengan karakteristik peserta didik dalam memahami kekayaan budaya lokal.
Dalam rapat tersebut, sejumlah poin teknis dibahas, mulai dari struktur isi, format penyajian, hingga metode distribusi.
Baca Juga: Kapolresta Barelang Hadiri Penyerahan Tandon Air dan Peresmian Sanitasi Ponpes Daarul Hikam
Setiap LKS dirancang untuk satu semester, terdiri atas 3–4 bab dengan sub bab, dan akan tersedia dalam versi cetak serta digital interaktif.