Langkah ini merupakan sebuah inovasi Pemprov Kepri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Sekaligus menandai upaya konkret dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan modern yang menuntut fleksibilitas pembelajaran dan sinergi multisektor.
Baca Juga: Ancam Viralkan Foto PAP, Pria Beristri Cabuli Anak Dibawah Umur di Bintan
“Langkah-langkah seperti ini sangat penting sebagai bentuk dukungan bagi para pencari kerja.
Dan juga calon tenaga kerja agar memiliki kompetensi unggul, sekaligus membuka peluang kerja baru yang lebih luas di Kepulauan Riau,” ujarnya.
Penerapan awal metode blanded learning adalah berupa pelatihan program pengolahan data menggunakan Microsoft Excel Level Basic.
Baca Juga: Kasus DBD di Tanjungpinang Meningkat, Dinkes Bersama BPBD dan BKK Lakukan Upaya Fogging
Dengan melibatkan peserta dari Kabupaten Bintan, Lingga, dan Kota Tanjungpinang. Pelatihan berlangsung 24 - 26 Juni 2025.***