KLIKREAD.COm, Batam - Walikota Batam Amsakar Achmad memprediksikan, pertumbuhan ekonomi kota Batam pada tahun 2025 diperkirakan berada pada kisaran 6,8% hingga 7,5%.
Hal ini sedikit direvisi dari proyeksi awal 6,8% hingga 7,6%.
Revisi ini mempertimbangkan perkembangan terkini, meskipun sektor investasi, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, serta sektor pariwisata masih menunjukkan tren positif.
Begitu pula Inflasi Kota Batam, kata Amsakar, diperkirakan tetap stabil dalam rentang 1,5%–3,5%, sejalan dengan target inflasi nasional.
Adapun konsumsi riil per kapita tahun 2025 diperkirakan meningkat menjadi Rp19,87 juta hingga Rp20,07 juta, naik dari Rp19,67 juta pada tahun sebelumnya.
Demikian dikatakan Amsakar saat menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kota Batam dalam rangka penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025.
Rapat digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Senin 2 Juni 2025.
Penyampaian ini mengacu pada ketentuan Pasal 162 ayat (1) dan (2) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Serta Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.
Wali Kota Amsakar menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Batam melakukan penyesuaian asumsi ekonomi makro.
Serta kebijakan pendapatan dan belanja daerah untuk menjaga kesinambungan pembangunan yang adaptif terhadap dinamika ekonomi.