Produk lokal, lanjut Lis, harus mulai diarahkan agar tidak hanya berputar di pasar dalam kota, tetapi juga menembus pasar luar daerah. Dengan begitu, usaha masyarakat bisa tumbuh secara berkelanjutan.
"Kita perlu memahami dengan jelas apa yang kita miliki dan produk mana yang unggul.
Dari situ, langkah-langkah lanjutan bisa diambil, termasuk menjalin komunikasi dengan daerah lain yang membutuhkan pasokan bahan baku dari Tanjungpinang," katanya.
Lis mengatakan, pemulihan ekonomi perlu didasarkan pada data yang jelas, khususnya terkait titik-titik lemah pertumbuhan di tiap kecamatan.
Baca Juga: Pemko Batam Dorong Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan Manfaatkan Pekarangan Jadi Lahan Produktif
Dengan begitu, masalah dapat diidentifikasi dan solusi yang tepat bisa dirumuskan.
“Kalau tahu letak masalahnya, barulah langkah bisa disusun. Pemulihan ekonomi harus berbasis data dan inovasi,” ujarnya.***