KLIKREAD.COM, Batam - Perwakilan Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, melakukan kunjungan kerja (kunker) dengan road show ke perusahaan-perusahan.
Hal ini dalam rangka menyerap aspirasi para pelaku usaha, berkaitan kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Tarif Resiprokal) diberlakukan Amerika Serikat.
Kali ini pada Kamis 17 April 2025, Fary Djemy Francis mengunjungi perusahaan PT Asia Cocoa Indonesia, di Kawasan Industri Tunas Batam Center.
"Tadi kami sudah berdiskusi dan mendapatkan gambaran, nantinya ini akan kami konsepkan semacam paper.
Dan kami kirim kepada tim yang telah dibentuk oleh bapak Presiden untuk melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat," ujar Fary.
Fary menegaskan, BP Batam tentunya akan berusaha maksimal agar kegiatan industri di Kota Batam tidak terganggu atas kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang ditetapkan pada 2 April 2025 lalu.
Baca Juga: Kota Tanjungpinang Usulkan Naik ke Level Nindya dalam Evaluasi Kota Layak Anak
Salah satunya adalah, dengan memaksimalkan Batam sebagai kawasan Free Trade Zone.
Hal ini juga sejalan dengan harapan dari pelaku usaha agar tarif impor yang masuk ke Amerika Serikat bisa dibebaskan.
Sebagaimana, barang-barang yang masuk ke Batam telah dibebaskan dari pajak.
"Dengan kebijakan dari Amerika Serikat ini, juga menjadi perhatian kita untuk melakukan penyesuaian kebijakan dan insentif.
Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Matangkan Persiapan MTQH XIX 2025 dan Pawai Ta’ruf
Sehingga, produk mereka bisa tetap berjalan," tutup Fary.