Kemudian pertunjukan-pertunjukan seni hampir kita lihat, dari pengamatan saya sudah diisi oleh putra-putri Batam.
Artinya talent-talent dari Batam tidak lagi mengadopsi dari luar ya baik itu in house atau cateran dan sebagainya," ucapnya.
Dulu sekitar 15 atau 21 tahun lalu, kata Ardiwinata, bawa mulai dari pemain musik, penyanyi kemudian yang lain-lainnya banyak dropping dari Bandung, Jakarta kemudian malah sampai ke Filipina.
Baca Juga: BP Batam Langsung Berdialog dengan Pengusaha Batam Lewat Sosialisasikan Program Kerja 2025–2029
Namun sekarang, di tempat hiburan seperti,food court dan sebagainya itu sudah mengakomodasi talent-talent dari Batam
"Nah dengan adanya halal bihalal KBMB bisa menyatukan kekuatan pada malam hari ini karena sangat luar biasa ramai sekali ratusan yang hadir.
Ini adalah merupakan satu bentuk jaminan atau satu bentuk harapan bahwa musisi-musisi di Kota Batam kompak dan solid dalam mengisi pembangunan di Kota Batam," harapnya.
Begitu pula dengan pemerintah, kata Ardiwinata, berfungsi sebagai administrator dan regulator pada aturan-aturan sebagai unsur pembinaan.
Baca Juga: Akibat Banjir Bandar Jaya, Seorang Warga Meninggal Dunia Tersengat Listrik
Tentunya dalam upaya peningkatan skill yang kemudian ke depannya sejumlah program pemerintah bisa menyentuh kepada musisi-musisi di Batam.
Seraya Ardi berharap, musisi di Batam tetap kompak dalam berseni, karena kalau dunia ini tanpa musik serasa sepi.***