KLIKREAD.COM, Batam - Di tengah riuk pikuk Kota Batam yang dinamis dan multikultural, aroma kehangatan tradisi terasa begitu kental di Pacific Palace Hotel, Sabtu malam 8 Agustus 2026.
Malam itu menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar keturunan Tionghoa bermarga Yap, seiring digelarnya pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Perkumpulan Marga Yap Kota Batam untuk periode perdana 2026–2031.
Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Perkumpulan Marga Yap Indonesia Bersatu (YMPIB), Sugeng Prananto, melantik Yap Hao sebagai Ketua Terpilih.
Prosesi ini menandai babak baru bagi komunitas Marga Yap di Batam untuk saling merangkul, merawat warisan leluhur, sekaligus menebar manfaat bagi masyarakat luas.
Baca Juga: Selundupkan Sabu 1 Kg di Koper, Penumpang Tujuan Jakarta Ditangkap Petugas Gabungan Bandara SSK II
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, yang turut hadir dalam momen hangat tersebut, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya wadah kekeluargaan di tengah arus modernisasi.
Bagi Nyanyang, perkumpulan berbasis marga bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan benteng dalam menjaga akar budaya dan kearifan masa lalu agar tidak tergerus zaman.
Ia juga menyoroti keunikan Batam sebagai miniatur Indonesia, kota yang hidup dari keberagaman suku, agama, dan latar belakang budaya.
Di ruang inilah keberadaan Perkumpulan Marga Yap diharapkan mampu menguatkan ikatan solidaritas, tidak hanya secara internal, tetapi juga dalam ruang sosial yang lebih luas.
Baca Juga: Dituding Malpraktik Kasus Pasien DSS, RS Awal Bros Botania Minta Publik Tak Spekulasi
"Keluarga besar Marga Yap dapat menjadi bagian dari kekuatan masyarakat yang ikut menjaga kerukunan dan harmoni di wilayah yang sama-sama kita cintai ini," ujar Wagub Nyanyang penuh optimisme.
Kehadiran pengurus baru ini membawa harapan akan lahirnya aksi nyata yang menyentuh masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, hingga kemanusiaan.
Kepengurusan pertama ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh untuk membangun organisasi yang inklusif dan senantiasa peduli pada sesama.
Rasa syukur mendalam pun terpancar dari Ketua Panitia, Fransiska Jappy.
Artikel Terkait
Soal Dugaan Siswi SMA Bunuh Diri di Stasiun Jurangmangu, Polisi: Masih Proses Penyelidikan
Dituding Malpraktik Kasus Pasien DSS, RS Awal Bros Botania Minta Publik Tak Spekulasi
Langkah Nyata Pemprov Kepri Kelola Anggaran, Dari Wilayah Perbatasan hingga Raih Apresiasi LKPP
Polda Riau Sita Ratusan Gram Emas Hasil Tambang Ilegal di Toko Emas Syafira
Selundupkan Sabu 1 Kg di Koper, Penumpang Tujuan Jakarta Ditangkap Petugas Gabungan Bandara SSK II