Pembagian secara serentak dijadwalkan berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober 2026.
Menunggu masa distribusi tersebut, Amsakar mengimbau para kepala sekolah untuk memberikan kelonggaran dan tidak memaksakan siswa baru mengenakan seragam resmi terlebih dahulu.
Dengan begitu, anak-anak tetap bisa fokus belajar sejak hari pertama tanpa perlu merasa cemas.
Bagi Pemko Batam, menghadirkan kesetaraan di sekolah tak berhenti pada selembar kain seragam.
Sepanjang tahun 2026, pembenahan fasilitas belajar juga terus digenjot—mulai dari pembangunan ruang kelas baru, laboratorium, toilet, hingga perbaikan gedung-gedung sekolah yang rusak.
Baca Juga: Jejak Pemberantasan Narkoba di Kepri, Dari Buangan ke Laut hingga Modus Vape Beracun
"Kami ingin setiap anak di Batam memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.
Pendidikan adalah fondasi kemajuan daerah. Karena itu, pemerintah akan terus hadir melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkas Amsakar.***
Artikel Terkait
Jejak Pemberantasan Narkoba di Kepri, Dari Buangan ke Laut hingga Modus Vape Beracun
Ancam SPB Dicabut, Syahbandar Terempa Larang Kapal Singgah Untuk Jemput Ikan Di Pelabuhan Kuala Maras Jemaja Timur
Aksi Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem Jayawijaya, Pengunjung Panik Cari Tempat Berlindung
Terekam CCTV! Ini Jejak Kasus Begal di Depan Tokma Cibitung Bekasi usai Kini Oknum Pelaku Ditangkap Polisi
Kapal Pengangkut Narkoba di Bintan Kena Sergap, 65 Karung Berisi 1.300 Bungkus Teh Cina Kini Diamankan BNN