Ancam SPB Dicabut, Syahbandar Terempa Larang Kapal Singgah Untuk Jemput Ikan Di Pelabuhan Kuala Maras Jemaja Timur

photo author
Muhammad Kamil, Klik Read
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 13:14 WIB
KM. BAHTERA JAYA 1 A. Kapal di larang untuk sandar di Pelabuhan Kuala Maras (Ropi Kahardi)
KM. BAHTERA JAYA 1 A. Kapal di larang untuk sandar di Pelabuhan Kuala Maras (Ropi Kahardi)

KLIKREAD.COM, Anambas – Kantor Syahbandar UPP Kelas II Terempa melarang KM. BAHTERA JAYA 1 A untuk melakukan penjemputan ikan di pelabuhan Kuala Maras, Letung, Anambas.

Pihak syahbandar mengancam akan mencabut Surat Persetujuan Berlayar (SPB) kapal tersebut.

Keputusan itu diambil setelah petugas menilai kapal kargo bermuatan ikan 60 Piber itu melanggar prosedur sandar, Minggu, 9 Agustus 2026.

Menurut petugas Syahbandar, KM. BAHTERA JAYA 1 A. Kapal di larang untuk sandar di Pelabuhan Kuala Maras.

Baca Juga: Jejak Pemberantasan Narkoba di Kepri, Dari Buangan ke Laut hingga Modus Vape Beracun

Dan, menegaskan larangan serta akan mencabut SPB jika memaksa singgah di Pelabuhan Kuala Maras, Jemaja Timur.

Pihaknya bahkan tidak mentolerir pelanggaran tersebut.

" Maaf Cik gu. Ni ade syahbandar turun, cek Kapal. Padahal kapal ini muatan tidak Over load ( tidak sarat red).

Kami bawa ikan cuma 60 piber dari Terempa. Dengan muatan itu, kami di larang untuk singgah dan sandar di pelabuhan Kuala Maras.

Baca Juga: Keceriaan HAN 2026 di Batam, Dari Senyum Anak-Anak Hingga Komitmen Bebas Bullying

Jika kami sandar pihak syahbandar akan mencabut SPB dan mengancam akan membekukan ijin berlayar, " keluh Kru Kapal melalui pesan what App

Menurut kru kapal, larangan pihak syahbandar tidak beralasan. Larangan itu bentuk intervensi dan ancaman serius tanpa tau penyebabnya.

Selama berlayar dirinya mengaku belum pernah mendapat teguran. Dan, ukuran muatan masih stabil untuk Kapal Kargo GTM 34.

" Tidak tau siapa yang lapor. Yang jelas jika kami singgah di Letung SPB Kapal akan di cabut bahkan di bekukan, " katanya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Kamil

Sumber: anambas.go.id, Pelabuhan Kuala Riau

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X