Menyikapi perkembangan teknologi digital, Selvi menegaskan bahwa kemajuan tidak dapat dihindari, namun harus tetap seimbang dengan aktivitas yang membangun karakter dan interaksi sosial.
Baca Juga: Peringati Hari Kebaya Nasional, PIKORI BP Batam Gelar Perayaan Penuh Budaya di Balairung Sari
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, guru, dan masyarakat untuk memperkuat perlindungan anak dari kekerasan, eksploitasi, serta ancaman di ruang digital.
Dengan tema “Sayangi Anak, Lindungi, Bangun Masa Depan”, Selvi menekankan pendidikan karakter sebagai fondasi utama.
“Anak boleh pintar dan sukses, tetapi tanpa etika dan budi pekerti yang baik, hal itu tidak akan berarti. Pendidikan karakter dimulai dari keluarga dan butuh kerja sama orang tua, guru, serta lingkungan,” ungkapnya.
Di akhir sambutan, Selvi mengajak semua pihak untuk bergotong royong membangun lingkungan yang ramah anak.
Baca Juga: Gelar Silaturahmi Tiap Tiga Bulan, Amsakar Ingin Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Semakin Erat
“Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu menjadi masa depan bangsa yang membanggakan,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Tingkatkan PAD, Pemko Tanjungpinang Lakukan Perkuat Digitalisasi Pajak dan Retribusi Daerah
Melalui Program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran, Mendikdasmen Pastikan Tidak Ada Lagi Anak Indonesia Tertinggal
Kadiskominfo Tegaskan, Digitalisasi Bukan Nambah Aplikasi, Namun Layanan Digitalisasi Terintegrasi
Wujudkan Koneksi Merata, Wagub Nyanyang Usulkan Percepatan Digitalisasi Seluruh Penjuru Kepri
Presiden Prabowo Minta Layanan Publik Semakin Didekatkan Melalui Digitalisasi Terpadu